Sabtu, 01 Oktober 2011

Metamorfosis dan Metagenesis Pada Makhluk Hidup


A.     METAMORFOSIS

Metamorfosis adalah perubahan tubuh mulai dari zigot sampai dewasa melalui fase-fase tertentu.
1.      1.  Metamorfosis tidak sempurna
Secara singkat tahap-tahapnya adalah
Telur --> nimfa --> imago (dewasa) :

Diawali dari telur. telur menetas menjadi nimfa. Nimfa merupakan fase (tahap) antara telur dan dewasa. Nimfa berbeda dengan bentuk dewasa karena ukurannya lebih kecil. Nimfa mengalami proses pertumbuhan dengan cara mengalami pergantian kulit beberapa kali (ekdisis). Wujud serangga di antara dua masa pergantian kulit disebut instar. Setelah nimfa instar ke lima, belalang tumbuh menjadi imago. Imago merupakan tahapan serangga dewasa atau tahapan terakhir dalam metamorphosis.

2.      2.   Metamorphosis sempurna
Secara singkat tahap-tahapnya :
Telur --> larva (ulat) --> pupa (kepompong) --> imago (dewasa)

Diawali dari telur. Telur menetas menjadi larva. Larva kupu-kupu disebut ulat, larva nyamuk disebut jentik, dan larva lalat isebut belatung. Seperti nimfa, larva juga mengalami ekdisis. Setalah larva instar ke lima, ulat tumbuh dan berkembang menjadi pupa (kepompong). Pada tahap ini serangga tidak makan dan bergerak. Pupa dilindungi oleh bungkusan yang disebut kokon. Pupa akan tumbuh dan berkembang menjadi imago yaitu kupu-kupu.

No.
Metamorfosis Sempurna
Metamorfosis Tidak Sempurna
1.
Pada tahap 1 ke tahap yang lainnya warna dan bentuknya sangat berbeda.
Antar tahap masih terdapat persamaan bentuk.
2.
Tahapannya panjang yaitu :
Telur – larva – pupa – imago
Tahapannya pendek yaitu :
Telur – nimfa – imago
3.
Ada tahapan pupa
Tidak ada tahapan pupa
4.
Larva : berbeda sifat dengan bentuk dewasanya
Nimfa : mempunyai banyak persamaan dengan bentuk dewasanya.
5.
Contoh : kupu-kupu, katak, dan nyamuk.
Contoh : jangkrik, belalang, dan kecoa.






 
 


                                                                                              
B.     METAGENESIS

Metagenesis adalah pergiliran generasi antara generasi seksual dan generasi aseksual.

1. Metagenesis Tumbuhan Lumut
Skema pergiliran keturunan  Lumut
Spora  yang  jatuh di tempat lambab akan berubah menjadi protonema. Protonema adalah benang-benang halus dan berkuncup pada beberapa tempat. Protonema akan tumbuh dan berkembang menjadi lumut. Lumut mempunyai dua alat kelamin, yaitu anterium (alat kelamin jantan) dan arkegonium (alat kelamin betina). Anteridium menghasilkan sel kelamn jantan (spermatozoid), sedangkan arkegonium menghasilkan sel kelamin betina (sel telur). apabila spermatozoid membuahi sel telur, terbentuklah zigot. Zigot akan tumbuh dan berkembang menjadi sporogonium. Sporogonium merupakan tumbuhan baru yang berupa tangkai dengan kotak spora di ujungnya. Sporogenium menghasilkan spora.
Tumbuhan baru yang berasal dari spora merupakan tumbuhan gametofit atau generasi gametofit. Sedangkan bila berasal dari peleburan spermatozoid dan sel telur merupakan tumbuhan sporofit atau generasi sporofit. Generasi yang paling dominan ialah gametofit
2. Metagenesis Tumbuhan Paku
Skema Pergiliran keturunan Paku
Spora  yang  jatuh di tempat lambab akan berubah menjadi protalium. Protalium memiliki rizoid yang berfungsi untuk melekatkan diri pada tanah serta menyisap air dan makanan. protalium mempunyai dua alat kelamin, yaitu anterium (alat kelamin jantan) dan arkegonium (alat kelamin betina).
Anteridium menghasilkan sel kelamn jantan (spermatozoid), sedangkan arkegonium menghasilkan sel kelamin betina (sel telur). apabila spermatozoid membuahi sel telur, terbentuklah zigot. Zigot akan tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan paku muda dan kemudian protalium mati. Tumbuhan paku muda memiliki akar, batang, dan daun. Tumbuhan paku muda akan tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan paku dewasa yang memiliki spora.kemudian siklus berulang.Generasi yang paling dominan ialah sporofit


3. Siklus Hidup Ubur-Ubur
Ubur-ubur dapat berenang bebas di lautan. Fase yang ditandai dengan kemampuan bergerak bebas ini disebut fase medusa. Ubur-ubur dewasa berkembang biak secara seksual. Apabila sperma membuahi sel telur, terbentuklah zigot. Zigot akan tumbuh dan berkembang menjadi planula. Planula adalah larva bersilia (beambut getar ). Planula akan berenang meninggalkan tubuh induknya. Apabila menemukan tempat yang cocok, planula akan melengkat di dasar laut. Fase yang ditandai dengan melekatnya tubuh di dasar laut dan tidak dapat bergerak bebas ini disebut fase polip. Pada sat melekat, ubur-ubur menjadi skifistoma yang berkembang biak secara aseksual, yaitu dengan membelah menjadi segmen-segmen berbentuk cakram. Selanjutnya setiap segmen membentuk flagel (bulu cambuk) dan berenang memisahkan diri dari skifistoma. Setiap segmen yang berflagela disebut efira. Efira akan tumbuh dan berkembang menjadi ubur-ubur dewasa. Kemudian berulang siklusnyaa

0 komentar:

Poskan Komentar

Hello Kawan!
Terima kasih atas kunjungannya ke halaman ini. Semoga apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat bagi kawan semua.
Sebagai bentuk apresiasi, anda dapat meninggalkan komentar, saran atau pertanyaan
Terima kasih...